Sasana Gelung

Mixed media and video projection
Variable Size
2022

Salah satu penanda perkembangan peradaban manusia dimulai dari aktivitas mengolah material alam menjadi benda. Mulai dari benda fungsional hingga benda-benda non-fungsional yang bernilai personal atau sosial. Dalam perjalanan produksi sebuah benda, ragam proses harus dilalui. Maharani Mancanagara berupaya mendedahkan siklus perjalanan produksi benda yang tidak melingkar sempurna. Siklus berkelok bertajuk Sasana Gelung (2022) menjadi representasi atas tarik ulur pemanfaatan bahan mentah dan pemahaman fungsi kebendaan. Pemanfaatan bahan mentah yang menghasilkan residu atau limbah produksi melahirkan permasalahan sekaligus potensi bagi siklus benda Maharani. Residu produksi menjadi benda lainnya yang ‘menyerupai’ benda fungsional. Dalam Sasana Gelung, fungsi benda sangat terkait dengan imajinasi mata yang mengobservasi.

Maharani Mancanagara membongkar pemahaman atas perjalanan hidup benda melalui presentasi reruntuhan ruangan yang mengelilingi pusat tikungan berputar. Seniman yang menyelesaikan pendidikan formal di Bandung dan telah mengikuti beragam perhelatan seni baik nasional maupun internasional ini memproyeksikan Sasana Gelung sebagai pandangan terkininya atas keberlanjutan produksi benda keseharian. Siklus produksi yang tidak hanya berkaitan dengan nilai dan sistem ekonomi, tetapi juga beririsan kuat dengan kondisi sosial politik yang memengaruhi cara hidup masyarakat pengguna benda.

 

Bob Edrian